| "Lutfi B3 "13" Nikon 3200 F-stop 5.6 ISO 1600 FL 220 mm Mode P |
Friday, July 12, 2013
Wednesday, July 10, 2013
Tak selamanya
Dalam jeruji besi ini
in memoriam with sacrifice @ 16-1-2013
Tak ada yang bisa aku lakukan kecuali hanya bisa berharap
Tak ada kata-kata ataupun tak ada tanda tanya yang diberikan
kepadaku
Hanya pesan yang tak kunjung dibalas
oleh orang yang tak seyogyanya membalasnya
membuatku tak mengerti dan tak seharusnya begini
layaknya pengemis yang merindukan pekerjaan berdasi
tak ada yang mengira dan hanya aku yang terdiam di dalam
angan
yang tak kunjung usai dan berhenti entah dimana
berdasi merupakan hal yang mudah dan didambakan bagi setiap
orang
tak terkecuali aku
seorang pengemis yang hanya dihargai beberapa perak keping
bukan uang recehan bukan juga uang kertas
seperti cek kosong yang diberikan yang hanya bisa aku bakar
tanpa bisa digunakan kecuali itu
tak apalah setidaknya bisa menghangatkan tubuhku ini
tapi apakah yang berdasi itu tahu?
Apa yang mereka berikan dan apa yang mereka rahasiakan
Dari ku
Dari bawahan mereka
Dari semua yang ada di sekitarnya?
Tanpa berpikir panjang
Pengemis menjawab “TIDAK”
Kata yang memang berkonotasi negatif dan berbau tidak sedap
Bagaimanakah orang-orang yang dibawahmu?
Bagaimanakah mereka hidup?
Bagaimanakah mereka berjuang untuk memperjuangkan
Hak diri, harga mati dan hak bersama yang tidak engkau
ketahui
Wahai orang berdasi
Akanakah kau turun dan memberi kami secercah harapan?
Ataukah hanya menjaga angan belaka
Yang tak tau kapan terwujudnya?
Bisakah kau sedikit mengerti?
Bagaimana? Kapan dan dimana? Semuanya
Yang telah mendukungmu sedemikian keras dan letih?
Umurmu memang tidaklah lama lagi
Dasi satu diganti dengan dasi yang baru
Apakah kau akan serta merta meninggalkan masalahmu kepada yang baru?
Selesaikanlah selagi ajal belum menjemputmu
Atau tidak akan kau selesaikan sampai kapanpun
Berjuta-juta kenangan, angan-angan, dan pencapaian
Membuat lupa diri dan menjadi tertindas bagi yang tidak
disebutkan
Entah mengapa
Apakah pengemis terlalu berharap pada hati?
Berharap pada belas kasih?
Berharap pada sesuatu yang tak mungkin?
Dasi bukanlah pembuat wibawa ataupun pembuat kehormatan
Dasi adalah tanggung jawab yang harus disalahkan ketika
semuanya salah
Ketika semuanya benar dasi juga yang disalahkan
Dasi selalu salah dan pengemis selalu benar
Itulah pemikiran pengemis
Apakah itu salah? Apakah itu benar?
Pemimpin merupakan pemegang kesalahan
Dan akan selalu siap untuk disalahkan
Bukan unutk menyalahkan dan membuat seolah-olah
Tak ada yang salah
Dan tak ada masalah
Sebelum ajal menjemputmu, bangunkanlah pengemis itu dan
berikanlah setidaknya
Harapan nyata bukan hanya janji-janji yang malah memberikan paksaan
yang semakin hari
Semakin menjadi dan menambah dingin tubuh kami
Memang kau tidak pantas disalahkan
Dan kami memang tidak tahu siapa yang harus disalahkan
Tanpa sadar membuat hati dan pikiran kami membelot dan membenci
Membenci sistem yang seperti ini
Sistem yang dibentuk dirimu
Yang membuat kami tertekan
Siap meledak seperti sekarang ini
Tubuh kami sudah tidak kuat lagi
Apakah kau tahu?
Hanya berharap semuanya bisa bersatu lagi, berharap seperti
dulu lagi
Tak ada pengemis, orang berdasi, dirimu dan kami
Kembali ke awal mula
Tapi tak mungkin
Hanya berharap menjadi satu saja
Keluarga yang berwidya Castrena Dharma Sidha
Subscribe to:
Posts (Atom)
